Top Ad unit 728 × 90

Pemasangan CCTV Rumah Tangga di Banda Aceh Meningkat

Aksi pencurian yang masih sering terjadi di lingkungan rumahnya membuat Chairil (28) siaga.

Meskipun aksi kejahatan belum menyentuh rumahnya, warga Banda Aceh ini memilih mengantisipasi hal tersebut dengan memasang televisi sirkuit tertutup atau closed circuit television (cctv).

Di Banda Aceh, pemasangan cctv pada rumah tangga ternyata mengalami peningkatan hingga 80 persen dalam setahun terakhir.

"Alasan utama saya pasang cctv lebih pada keamanan. Paling tidak, saya bisa berjaga-jaga, lebih waspada. Ada sistem keamanan yang terpasang. Jadi kalau terjadi apa-apa, bisa cepat terlacak. Banyak rumah yang sudah pasang cctv saja masih dimasuki pencuri," kata Chairil, Kamis (12/02).

Dengan menggunakan cctv, Chairil mengaku bisa mengawasi rumahnya dengan mudah hanya melalui sebuah layar. Pengawasanpun bisa dilakukan setiap saat. Sehingga tidak perlu berkeliling rumah untuk memantau kondisi.

"Saya minta kepada pihak yang memasang agar cctv saya aktif 24 jam. Jadi, saya selalu bisa memantau situasi," ungkap Chairil.

Guna mendapat hasil maksimal, Chairil pun memasang kamera cctv dengan kualitas gambar terbaik. Menurut Chairil, kualitas gambar merupakan hal terpenting dari keberadaan cctv. Sehingga, rekaman kejadian bisa terlihat dengan jelas.

"Kalau kualitas gambarnya rendah, percuma jika terjadi sesuatu nantinya. Saya pasang cctv dengan kualitas high definition (HD), kualitas terbaik," ujar Chairil.

Adapun, jumlah cctv yang dipasang Chairil di rumahnya sebanyak lima unit. Untuk mendapatkan seluruh paket cctv, Chairil mengaku harus merogoh kocek hingga Rp 5 juta. "Sebenarnya saya ambil paket empat titik. Tetapi karena saya merasa kurang, akhirnya saya tambah satu unit lagi," katanya.

Rekaman cctv yang dipasang Chairil tersambung dengan komputer di rumahnya. Chairil mengaku, tidak menyambungkan rekaman cctv secara online karena lebih sering berada di rumah. Sehingga bisa memantau layar cctv lebih sering.

Hal berbeda disampaikan Nasruddin (45). Nasruddin mengaku menyambungkan rekaman cctv secara online. Menurut Nasruddin, hal itu dilakukan supaya tetap bisa memantau kondisi rumahnya walaupun sedang berada di tempat lain. "Kalau sedang di luar, kadang cek kondisi rumah lewat ponsel. Untuk memastikan keamanan rumah saja," tutur Nasruddin.

Terjadi Peningkatan

Karyawan Sony Elektorinik Yusra mengungkapkan, penjualan cctv di tokonya mengalami peningkatan hingga 40 persen pada September 2016 dibanding bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, mayoritas pembeli berasal dari rumah tangga. "Kebanyakan pembeli cctv adalah pemilik rumah yang jarang ada di rumah karena kesibukan di luar. Alasannya, mereka ingin rumah aman selama mereka berada di luar," tutur Yusra.

Sementara, Pemilik PT. Skala Teknik Utama (SKALA CCTV), Jamalul mengaku, peningkatan penjualan cctv untuk kebutuhan rumah tangga mencapai 70 persen. Menurut Jamalul, jumlah tersebut tergolong besar untuk rumah tangga, meskipun masih lebih rendah dibandingkan peningkatan pembelian cctv untuk perusahaan yang mencapai 100 persen.
"Saya tidak terlalu hafal datanya. Untuk rumah tangga itu, penjualannya sekitar 100 unitan lebih. Sementara untuk perusahaan mencapai 200 unitan. Peningkatan dari dua tahun terakhir," terang Jamalul.
Pemasangan CCTV Rumah Tangga di Banda Aceh Meningkat Reviewed by admin on April 27, 2017 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by GO ACEH | Informasi © 2004 - 2017

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.